Mengapa Mobil Bisa Boros
Mengapa Mobil Bisa Boros, Sejak diaplikasikannya teknologi
electronic fuel injection, konsumsi BBM kendaraan bermotor menjadi semakin
berkurang.
Itu karena sistem EFI bekerja dengan memaksimalkan suplai
bensin ke intake manifold dengan efisien. Sehingga tidak ada penurunan tenaga
meski pemakaian bahan bakar berkurang.
Namun, yang namanya teknologi pasti tidak sempurna.
Mobil-mobil yang sudah menerapkan sistem injeksi pun nyatanya masih diserang
penyakit boros BBM. Lantas apa penyebabnya ?
Kali ini akan kita bahas secara tuntas penyebab-penyebab
mobil boros bensin.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Penyebab Mobil Boros Bensin
Hal yang dapat membuat konsumsi bensin sebuah mobil boros
itu karena kita menekan pedal gas lebih dalam. Semakin dalam gas ditekan, maka
semakin besar power mobil namun semakin besar pula konsumsi bensinnya.
Lantas mengapa Mengapa Mobil Bisa Boros ? simak daftar 10
masalah mobil boros berikut ini ;
1. Filter udara mampet
Fungsi filter udara adalah sebagai penyaring udara yang akan
masuk kedalam ruang bakar. Cara kerja filter udara yakni dengan memblok aliran
udara didalam saluran masuk dengan bahan seperti kertas atau kain berpori
besar.
Sehingga, hanya udara yang bisa menembus lapisan filter ini
dan kalau ada debu yang ikut terbawa aliran udara maka debu tersebut akan
tertinggal di permukaan filter.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Dalam waktu yang lama, timbunan
debu dipermukaan filter ini akan mengganggu kelancaran aliran udara. Sehingga
pasokan udara ke mesin akan berkurang, ini akan menyebabkan langkah piston
menjadi berat.
Akibatnya mobil ngempos dan tidak bertenaga, dalam hal ini
kita cenderung menekan pedal gas lebih dalam. Sehingga pasokan bensin bertambah
namun powernya masih kurang. Dan inilah yang membuat bensin terasa cepat habis.
Cara mengatasinya gampang, copot filter dan bersihkan
menggunakan air bertekanan agar debu bisa hilang.
2. Akibat velg besar
Banyak pemilik mobil menggunakan jenis velg variasi yang
biasanya memiliki lebar dan rim yang lebih besar. Hal ini secara tidak langsung
akan mempengaruhi konsumsi BBM mobil.
Apa alasannya ?
Velg yang lebih besar umumnya juga memiliki bobot yang lebih
besar. Sementara itu, velg ini berfungsi layaknya kaki. Kalau kaki anda
ditempeli oleh beban/barbel, apakah bisa berlari dengan kencang ?
Tentu bisa, tapi perlu tenaga lebih ekstra. Lebih besar
tenaga artinya lebih banyak bahan bakar. Sehingga secara tidak langsung ini
bisa memakan lebih banyak bensin.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Selain itu, efek velg yang lebar
pastinya akan diikuti dengan penggantian ban yang juga memiliki tapak lebih
lebar. Padahal, semakin lebar ban maka semakin luas juga penampang mobil yang
bersentuhan dengan jalan.
Sehingga lebih banyak gesekan dan perlu tenaga lebih kuat
lagi untuk menggerakan mobil.
3.Sering menyalakan AC dengan suhu dingin
Menyalakan AC saat berkendara itu merupakan hal yang wajib,
mengingat iklim tropis di Indonesia membuat suhu didaerah perkotaan khususnya
menjadi cukup panas disiang hari.
Bagi mereka yang sedang berada didalam mobil, AC menjadi
andalan utama untuk ngadem. Namun, menyalakan AC dengan suhu paling dingin di
waktu yang lama dapat menimbulkan bensin boros.
Alasannya, saat kita menyalakan AC mesin akan memutar
kompresor AC yang fungsinya memompa refrigerant. Daya yang diperlukan kompresor
AC tidak sedikit, apalagi kalau kita set di suhu yang paling dingin maka
kinerja kompresor akan semakin lama.
Sehingga power mesin akan dibagi ke kompresor AC. Ini
artinya kita perlu menekan pedal gas lebih dalam untuk bisa menjalankan mobil.
Mengapa Mobil Bisa Boros ,Selain itu, faktor cooling fan
juga berpengaruh. Ketika AC dihidupkan maka cooling fan akan berputar secara
terus menerus meski suhu mesin sudah dingin. Padahal, mesin yang bekerja pada
suhu dingin itu memerlukan suplai bensin lebih. Kalau tidak pembakaran tidak
terjadi.
4.Ban kempes
Sama kasusnya dengan ban bertapak lebar, kalau ban mobil
kita kempes otomatis tapak ban akan melebar karena bagian dinding ban akan
menyentuh permukaan jalan.
Mengapa Mobil Bisa Boros,
Akibatnya lebih banyak gesekan pada ban dan perlu tenaga tambahan agar
mobil bisa bergerak dengan kencang. Dengan kata lain kita perlu injak pedal gas
lebih dalam.
5.Kampas kopling selip
Kampas kopling yang selip menyebabkan terganggunya proses
powertrain dari mesin ke transmisi. Semua RPM mesin tidak dapat disalurakan
dengan sempurna.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Akubatnya kecepatan mobil tetap
rendah meski kita sudah injak pedal gas full. Sehingga kita perlu waktu tempuh
lebih lama yang artinya lebih banyak bensin yang termakan.
Unutuk urusan ini, anda harus memastikan lebih lanjut. Yakni
dengan melihat gejala lain seperti apakah pedal kopling terasa tinggi? dan apa
sebelumnya ada bau terbakar dari bagian bawah mobil ?
Kalau anda menemui gejala tersebut, solusinya ganti kampas
kopling.
6.Akibat melepas catalytic converter
Fungsi catalytic converter adalah sebagai penyaring gas NOx
yang terbentuk dari proses pembakaran mesin. Cara kerjanya hampir sama seperti
filter yakni dengan memblok aliran gas buang dari knalpot.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Bloking ini, akan membuat gas NOx
tertangkap oleh material khusus didalam catalytic dan gas yang keluar knalpot
itu ramah lingkungan.
Namun konstruksi bloking seperti ini juga mengganggu proses
pengeluaran gas buang. Sehingga banyak pemilik mobil yang melepas catalytic
demi mengejat performa mesin.
Memang, setelah melepas catalytic performa mesin akan
meningkat karena ini seperti free flow exhasut system. Dimana gas buang
langsung diarahkan ke udara bebas tanpa hambatan.
Hanya saja dampak dari free flow ini RPM mesin menjadi lebih
cepat bahkan saat stationer. Hasilnya jelas bensin mobil akan menjadi lebih
boros.
7.Oli matic belum diganti
Pada mobil matic, penggantian oli transmisi menjadi
perawatan yang tak boleh dilupakan. Karena sistem kerja transmisi ini sangat
dipengaruhi oleh gerakan hidrolik dari oli transmisi.
Mengapa Mobil Bisa Boros,Saat oli transmisi sudah jelek dan
tidak diganti maka proses perpindahan putaran dan proses perubahan momentum
akan terganggu. Sehingga menimbulkan masalah-masalah seperti ;
Top speed menurun
Power mobil kurang
Bensin lebih boros
Ada hentakan saat perpindahan gigi matic
Solusinya, lakukan penggantian oli matic setiap 30.000 KM
sekali.
8.Akibat penggunaan filter racing
Filter udara racing didesain agar aliran udara yang masuk ke
intake itu tidak terganggu. Ini seperti catalytic converter, dimana ketika
lepas bagian yang mem-blok. Maka aliran udara lebih lancar.
Namun pada bagian air induction, terlalu beresiko kalau
harus melepas filter. Sehingga dibuatlah jenis filter racing yang memiliki
pori-pori lebih besar sehingga tidak menghambat laju udara ke mesin.
Mengenai performa, memang bisa meningkat karena langkah
piston akan lebih ringan. Tapi, RPM mesin lebih tinggi artinya lebih banyak
bensin yang dikonsumsi.
9.Bearing roda dan rem seret
Bearing roda dan kampas rem bisa menjadi penyebab boros
bensin pada mobil ataupun motor. Masalahnya, yakni ketika seret.
Bearing yang sudah mulai aus dan baret menyebabkan putaran
roda menjadi lebih berat. Begitu pula ketika caliper rem macet/seret/ putaran
roda menjadi lebih seret.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Akibatnya mesin perlu tenaga
ekstra untuk bisa menjalankan mobil. Dan lagi-lagi kita perlu menekan pedal gas
lebih dalam yang artinya semakin banyak bensin.
10.Mesin belum tune-up
Yang terakhir mobil bisa boros itu dikarenakan faktor mesin
itu sendiri. Ada banyak hal yang perlu dilakukan perawatan. Seperti busi, celah
katup, lalu throtle body dan injector.
Mengapa Mobil Bisa Boros, Komponen-komponen ini sangat
berpengaruh terhadap konsumsi bensin pada suatu mesin. Sehingga kalau kondisinya
tidak terawat, maka konsumsi bensin juga bisa tidak teratur
Mau Tahu Artikel Bermanfaat Lainnya kunjungi ke hondasumber.com

Komentar
Posting Komentar