Menyandang status sebagai anak Presiden Joko Widodo (Jokowi)
tentu membuat Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep menjadi sorotan
publik. Satu hal yang banyak diketahui orang banyak tentang keduanya adalah
kiprahnya di dunia bisnis.
Baik Gibran dan Kaesang sama-sama memiliki beberapa bisnis
di berbagai bidang. Kesuksesan usaha yang dijalankan keduanya pun patut
diacungi jempol. Lalu apa saja bisnis yang ditekuni oleh dua anak presiden ini?
Berikut ulasannya:
Katering Chilipari
Katering Chilipari dirintis oleh putra sulung Jokowi Gibran
Rakabuming Raka. Suami dari Selvi Ananda ini memutuskan untuk terjun ke dunia
bisnis setelah lulus kuliah dari University of Technology Sydney, Australia
pada tahun 2010.
Awal modal bisnis katering ini didapat Gibran dengan
meminjam modal dari bank. Saat pinjamannya cair, bisnis katering pun mulai ia
jalankan dengan perlahan.
Chilipari milik Gibran awalnya tidak berjalan mulus.
Penolakan datang dari konsumen lantaran belum percaya dengan kemampuan putra sulung
Jokowi itu.
Tapi Gibran tidak meyerah. Seiring berjalannya waktu dan
inovasi, katering Chilli Pari akhirnya dikenal dan kini menjadi one stop
wedding solution di Kota Solo. Katering ini juga dipakai sebagai vendor saat
pernikahan adiknya, Kahiyang Ayu.
Martabak Markobar
Sama seperti Katering Chilipari, Martabak markobar juga
dimiliki oleh Gibran Rakabuming Raka. Usaha ini sebenarnya tidak dirintis oleh
Gibran dari awal. Ia justru bekerja sama dengan Arif Setyobudi untuk
membesarkan Markobar yang sudah berdiri sejak 1996.
Dilansir dari situs resminya, saat ini Markobar sudah
memiliki 29 cabang di 16 kota. Di antaranya Solo, Jakarta, Yogyakarta,
Semarang, Bandung. Kemudian, Surabaya, Malang, Palembang, Medan, Banjarmasin,
Balikpapan, serta Manado, Makassar dan Bali.
Markobar berkonsentrasi mengembangkan dan melakukan inovasi
di bidang kuliner yaitu martabak manis. Salah satu inovasi yang dilakukan
adalah menyajikan martabak manis spesial yang tidak dilipat seperti kebanyakan
martabak manis tradisional.
Martabak manis produksi Markobar dibiarkan terbuka dan
diberikan berbagai macam topping premium dan disajikan mirip dengan pizza.
Penyajian seperti ini tidak mempengaruhi rasa, akan tetapi meningkatkan nilai
artistik.
Bisnis kaos Sang Javas
Sama seperti sang kakak, putra bungsu Jokowi Kaesang
Pangarep kini juga sudah merambah dunia bisnis. Tapi berbeda dengan Gibran yang
bermain di dunia kuliner, Kaesang justru merintis bisnis di dunia pakaian atau
clothing.
Dibawah merek Sang Javas, Kaesang memasarkan kaosnya
tersebut melalui media sosial. Saat baru dirilis pada Agustus lalu, instagram
@sangjavas pun langsung diserbu warganet.
"Harga kaosnya brapa @sangjavas," demikian netizen
dengan nama akun @echaakto menulis di halaman komentar. "mas, ada yg
lengan panjangnya ga? @kaesangp," tanya akun @ratnanyabarkah.
Kaesang baru menyediakan dua warna untuk t-shirt yang ia
jual, yaitu hitam dan putih. Sementara, untuk harganya, satu t-shirt dibanderol
dengan harga Rp 150 ribu.
Hingga berita ini dirilis, akun media sosial tersebut sudah
memiliki 21 ribu pengikut dan dipakai oleh publik figur seperti Ernest Prakasa.
Bisnis mainan Hompimpa Games
Bisnis mainan boardgame satu ini merupakan kolaborasi antara
Gibran dan Kaesang. Dinamakan Hompimpa Games, dua bersaudara ini menggaet
perancang dan penerbit games asal Solo.
Hompimpa Games hingga saat ini memiliki 5 judul boardgames
asli Indonesia yang akan segera masuk pasaran yaitu Math Cat, Acaraki, The Art
of Batik, Senggal Senggol Gang Damai dan Orang Rimba The Forest Keeper.
Kuliner Sang pisang
Kaesang Pangarep juga membuka bisnis kuliner pisang nugget
yang ia beri nama Sang Pisang. Bisnis ini ia buka pada 19 November lalu dan
outlet pertamanya ada di area food court, Lantai 5, ITC Cempaka Mas. Jakarta
Pusat. Kaesang sudah mempromosikan bisnis barunya ini sejak jauh-jauh hari di
akun instagram miliknya.
Antusias masyarakat terhadap bisnis kuliner Kaesang cukup
besar, Hal itu terbukti dari postingan instagram story Kaeesang pada Selasa
(21/11) yang bertuliskan "MAAF @sangpisang2017 Hari ini harus tutup lebih
cepat karena sudah SOLD OUT. Padahal baru 45 menit
#gakkebagianjanganmarah".
Baru dibuka, pengikut dari media sosial sangpisang sudah
mencapai 12,5 ribu. Pisang nugget milik youtuber tersebut memiliki 9 varian
rasa.
Bagi yang berminat, Anda bisa mencoba pisang nugget ini
dengan rasa Green Tea X Cheese, tiramisu almond hingga greentea orea.
Cakar Ayam Bakar
Setelah membuka bisnis kuliner katering dan martabak manis,
Gibran juga menjual jenis makanan lain yaki Cakar bakar ayam. Di bawah bendera
Cakar Dheer, bisnis tersebut Gibran buka pada 2015. Sementara untuk tempat
makanannya terdapat di Jalan Nogorojo, Gowok, Jogja.
Menurut Gibran dirinya sengaja mengambil bisnis kuliner
cakar ayam itu karena keunikannya. “Iya itu makanannya unik dari Solo. Makanya
kita mengajak mereka bermitra, “ katanya
Konsep bisnis kuliner Cakar Dheer pun dijalankan mirip
Markobar. Gibran bermitra dengan temannya l yakni Murisa Musanti Putri dalam mengoperasikan
bisnis tersebut.
Kepada awak media Murisa mengaku memang diajak kerjasama
dengan Gibran untuk membuka kuliner Cakar Dheer. Awal mula kerjasama ini
berawal saat Gibran membeli cakar ayam di kedai miliknya di Jalan Slamet Riyadi
Solo.
Pasta Buntel
Satu tahun setelah membuka Cakar Dheer, Gibran kembali
memperluas bisnis kulinernya dengan membuka kedai street food bernama Pasta
Buntel. Seperti bisnis martabak dan cakar ayam, panganan pasta buntèl juga
merupakan bisnis kerja sama.
Awalnya, pasta buntel ini merupakan food street yang
dirintis oleh 3 anak muda. Mereka adalah Jefri Lintang Biantara, Sri Palgunadi,
dan Agnar Juan. Setelah 3 bulan menyapa lidah penikmat kuliner, ternyata pasta
buntel mulai digemari. Bermodal promosi lewat media sosial, beberapa penikmat
kuliner luar Solo mulai berdatangan.
Dan, Gibran Rakabuming Raka tertarik dengan kuliner itu.
Pasta buntel ini menempati warung tenda di Jalan Museum, Sriwedari, Solo.
Mereka buka dari pukul 18.00 WIB-22.00 WIB.

Komentar
Posting Komentar